Inilah Penyebab Gagal Ginjal Akut dan Kronis Serta Gejalanya
Kenali beberapa penyebab gagal ginjal akut dan kronis sebelum terlambat. Pastikan Anda memahami juga gejalanya agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat dari pihak dokter.
Gagal ginjal merupakan tahap akhir dari penyakit ginjal yang cenderung ditakuti oleh penderitanya. Penyakit ini terjadi karena kerusakan pada ginjal sudah cukup berat atau berlangsung lama.
Untuk mengetahui lebih lengkap seputar penyebab gagal ginjal, gejala serta penanganannya, langsung saja cek informasinya sampai selesai.
Penyebab Gagal Ginjal Akut dan Kronis Secara Umum

Berdasarkan klasifikasi penyakitnya, gagal ginjal terbagi menjadi dua, yaitu gagal ginjal akut dan kronis.
Berikut penjelasan mengenai penyebab gagal ginjal keduanya yang dapat Anda simak:
1. Penyebab Gagal Ginjal Akut
Gagal ginjal akut merupakan kerusakan pada ginjal yang sudah berat dan terjadi baru beberapa jam atau hari. Beberapa kondisi yang menjadi penyebab dari gagal ginjal akut, yaitu:
- Kurangnya aliran darah pada ginjal karena perdarahan, dehidrasi berat atau syok
- Luka bakar parah
- Terjadi komplikasi hipertensi karena hipertensi yang tidak mendapat pengobatan
- Alergi parah atau anafilaksis
- Baru selesai menjalani operasi besar
- Infeksi parah, misalnya sepsis
- Menderita penyakit tertentu, seperti kanker ginjal, infeksi ginjal, batu ginjal, gagal hati, serangan jantung hingga penyakit jantung.
Penyebab gagal ginjal akut juga bisa terjadi karena interaksi obat, overdosis obat-obatan hingga efek samping dari penggunaan obat tertentu.
2. Penyebab Gagal Ginjal Kronis
Gagal ginjal kronis terjadi karena kerusakan pada ginjal dalam jangka panjang, sehingga mengalami kerusakan berat dan permanen. Seseorang bisa mengalami gagal ginjal kronis jika kerusakan pada ginjalnya sudah berlangsung lebih dari 3 bulan.
Berikut beberapa kondisi yang menyebabkan gagal ginjal kronis:
- Memiliki penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
- Menderita penyakit ginjal, seperti infeksi ginjal berulang, batu ginjal, ginjal polikistik, sindrom nefritis dan glomerulonefritis
- Terdapat riwayat penyakit ginjal dalam keluarga
- Kebiasaan merokok
- Obesitas
- Gangguan prostat
- Mengalami gangguan autoimun, seperti penyakit lupus.
Gejala Penyakit Gagal Ginjal yang Harus Anda Perhatikan
Umumnya, seseorang yang mengalami gagal ginjal akut atau kronis akan mengalami gejala seperti berikut:
- Muncul bengkak pada area wajah dan tubuh
- Kesulitan bernapas atau sakit pada bagian dada
- Mual, muntah dan sakit perut
- Nyeri punggung
- Mengalami gangguan tidur
- Sulit konsentrasi
- Kulit pucat
- Koma atau penurunan kesadaran
- Kejang
- Sering merasa ngantuk
- Kurang nafsu makan
- Letih dan kurang bertenaga
- Frekuensi berkemih jarang bahkan ada yang sampai tidak berkemih sama sekali.
Jika mendapat beberapa gejala seperti itu, terlebih memiliki penyakit bawaan atau faktor yang menjadi penyebab gagal ginjal, pastikan untuk segera memeriksa ke dokter.
Harapannya, dengan penanganan yang lebih cepat, kerusakan pada ginjal dapat ditangani untuk mencegah kerusakan akut hingga berkembang ke arah gagal ginjal stadium akhir.
Pada fase ini, gagal ginjal tidak berfungsi sama sekali, sehingga harus rutin melakukan cuci darah atau operasi transplantasi ginjal untuk mengembalikan fungsinya.
Tahapan Penyakit Gagal Ginjal
Gagal ginjal merupakan penyakit yang perkembangannya terjadi secara bertahap. Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk mengenali setiap tahapannya. Tujuannya agar semakin dini menyadari serta mendapat penanganan, maka peluang untuk memperlambat perkembangan penyakit pun dapat dilakukan.
Berikut beberapa tahapan penyakit gagal ginjal yang penting Anda ketahui:
- Pada tahap awal, fungsi ginjal akan menurun tapi belum dapat Anda rasakan secara signifikan. Hal ini dapat Anda ketahui setelah melakukan pemeriksaan lab yang menunjukkan ada kelainan pada fungsi ginjal.
- Tahap berikutnya, fungsi ginjal akan semakin menurun dan Anda bisa mulai merasakan gejala ringan, seperti perubahan frekuensi buang air kecil atau mengalami kelelahan.
- Kemudian pada tahap ke-3, fungsi ginjal mengalami penurunan signifikan. Gejalanya pun terasa lebih jelas, seperti pembengkakan kaki, pergelangan tangan hingga perubahan nafsu makan.
- Tahap ke-4 menjadi tahapan lanjut gagal ginjal, fungsi ginjal akan sangat terganggu, sehingga membutuhkan transplantasi ginjal.
- Lalu pada gagal ginjal stadium akhir, fungsinya hampir sepenuhnya hilang dan membutuhkan pengobatan yang lebih spesifik.
Langkah Awal untuk Menangani Penyakit Gagal Ginjal
Untuk mencegah munculnya penyakit gagal ginjal, setidaknya Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut:
- Mulai rutin menerapkan pola gaya hidup sehat, seperti minum air putih, rajin olahraga, hindari minuman beralkohol serta tidak merokok
- Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahun untuk memantau kesehatan ginjal, terutama bagi penderita diabetes atau hipertensi
- Khusus penderita diabetes, hipertensi serta jenis penyakit ginjal lainnya, pastikan Anda menjalani pengobatan sesuai anjuran dari dokter
- Hindari konsumsi obat-obatan, obat herbal secara berlebihan serta suplemen kesehatan tanpa saran dokter
- Pastikan rutin mengonsumsi makanan yang dapat menyehatkan ginjal, mulai dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan hingga lemak sehat.
- Hindari makanan yang dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal, ya.
Dengan mengetahui beberapa penyebab gagal ginjal, gejala serta penanganannya, semoga bisa membantu Anda lebih waspada dan mulai menerapkan pola hidup sehat. Seperti kata pepatah, “sehat itu mahal harganya”, jadi sebelum terlambat, biasakan untuk mulai menjalani hidup sehat agar ginjal tetap berfungsi dengan baik.
